Batik Tulis Desa Girilayu Motif Jalak Ireng dalam Pesona Warna Hitam yang Elegan

Selamat pagi para pencinta seni dan budaya batik Indonesia, pagi yang cerah sedikit mendung sepertinya. Masih tentang batik dan segala rindu yang dilukiskan dalam sehelai kain dengan citarasa manis dan romantis. Hari ini kita perkenalkan batik tulis motif jalak ireng yang membungkus pesonanya dengan warna hitam yang elegan.

Mungkin nama-nama batik yang di galeri Prajnaparamita Indonesian Batik masih jarang kalian dengar. Itu karena memang terkadang kami memberikan nama yang baru untuk batik-batik kontemporer, namun untuk batik-batik klasik kami akan tetap menggunakan pakem klasiknya.

Seperti motif Jalak Ireng ini, meskipun tidak ada motif jalaknya (karena terbang entah kemana) tetapi warna hitam pekatnya langsung mengingatkan dengan warna hitam burung jalak.

Batik ini merupakan produk cantingan girilayu yang terkenal dengan ukel dan ceceknya. Motif ini merupakan motif kontemporer dengan hiasan bunga dan variasi motif yang menjadi satu dan tidak ada unsur motif utama yang dominan dalam batik tersebut.

Namun unsur bunga, cecek dan ukel yang menjadi ciri khas tersebut mampu dilukis dengan indah dan mampu saling melengkapi satu dengan motif yang lain. Motif ini dibatik oleh Ibu Kasiyem yang sudah puluhan tahun bergelut dengan dunia batik tulis.

Ada juga potongan motif sekar jagad yang juga dilukiskan di dalam bagan bawah batik tulis ini sebagai variasi agar batik ini lebih memiliki karakter yang unik dan elegan di dalam motif-motifnya.

Beralih kepada segi pewarnaan, warna hitam menjadi dominan karena memang warna tersebut mampu menunjukkan aura yang elegan dan klasik. Warna hitam tersebut dipadukan dengan warna sogan dan warna putih agar lebih menunjukkan kelasnya.

Makna warna hitam ini selain membangkitkan aura sakral dan elegan juga dapat diartikan sebagai keabadian (batiknya, bukan orangnya). Warna hitam arang juga menunjukkan karakter yang tegas dan teteg dalam pendiriannya.

Seni batik memang begitu luar biasa keika kita mencoba mencari apa rahasia yang ingin disampaikan para pembatik kepada pemiliknya. Bahwa secara turun-temurun, batik akan tetap lestari dan abadi. Tidak sedikit batik-batik zaman dahulu yang sampai sekarang masih tetap bertahan dan bukan semakin luntur warnanya, tetapi malah semakin bersinar.

Batik motif Jalak Ireng ini dijual dengan harga yang begitu murah, dan kalian bisa langsung membelinya di sini. Dan perlu kalian ketahui, batik ini limited edition, jadi hanya satu versi batik ini, dan untuk membuatnya membutuhkan waktu kuang lebih satu bulan.

Jadi, bagi kalian yang berminat dengan warna hitm arang klasik, kalian bisa mendapatkannya, dan sebagian keuntungan penjualan batik ini tetap masih kami sumbangkan kepada para pembatiik tradisional yang masih berjuang mempertahankan budaya batik Indonesia.

Sekian, semoga menambah inspirasi dan motivasi kalian untuk ikut berpartisipasi melestarikan budaya baik dan melestarikan budaya Indonesia untuk generasi selanjutnya.

Terima Kasih Sudah Berkunjung, Membaca, dan Berdonasi.

Salam Hangat, Indonesian Batik

-prajnaparamita-

Posted in Indonesian Article and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

One Comment

  1. Pingback: Ketika Sisi Magis Batik Tulis Tradisional Membuat Kita Semakin Jatuh Hati - Indonesian Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *