Batik Tulis dan Sebuah Misi Kemanusian di Desa Batik Girilayu

Cilukk…baaa… hehehe, salam hangat selamat siang dari Prajnaparamita Indonesian Batik. Hari ini kita akan membahas yang ringan-ringan saja yah, pusing soalnya nyari materi, alesannya. Kita mau mengungkap sebuah misi rahasia antara batik tulis dan sebuah misi kemanusiaan di Desa Batik Girilayu.

“Ya elah, rahasia kenapa diungkap woy tatakan panci”

“iya juga ya…au ah..bodo amat sirik aje..”

Seperti yang sudah kalian tahu, di banner website kita paling depan itu tuh, di homepage, ada sebuah quote bahwa sebagian keuntungan akan disumbangkan kepada para pengrajin batik. Dan kita akan menjelaskannya supaya kalian paham bagaimana itu direalisasikan.

misi kemanusiaan di Desa Batik Girilayu

“Kasih alasan mengapa mereka harus dibantu?”

Alasan yang paling logis adalah mereka membutuhkan bantuan, bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. In fact, para pengrajin batik berusaha keras untuk mendapatkan uang dari batik, dan itu tidak semudah yang dibayangkan.

Karena komoditas batik tulis tidak bisa jadi-dijual-laku, tidak sesimple itu, sementara kebutuhan hidup setiap hari tidak boleh menunggu.

“Kalau sulit dijual kenapa mereka masih membatik?”

Karena mereka tidak mau batik tulis Indonesia di klaim negara lain. Analoginya kenapa kita hormat kepada bendera merah putih, karena kita menghargai bagaimana perjuangan para pahlawan menjadikan bendera merah putih itu berkibar dan menjadikan kita Indonesia.

Nah, kenapa kita masih membatik, karena kita menghargai dan menghormati bagaimana kebudayaa

Alasan kecil itu juga menjadikan the power of will mereka untuk tetap membatik, meskipun tidak bisa kita lihat. Karena yang kita lihat hanya mereka membutuhkan uang dari batik sebagai perantaranya. dan mereka tahu pasti kain batik tidak mudah untuk dijual.

“Okay, fine, lalu apa misi kemanusiaan itu?”

Yang dimaksud sebagian keuntungan akan disumbangkan kembali untuk para pembatik adalah, bagaimana menjadikan penjualan batik bisa meningkatkan keyakinan mereka untuk tetap membatik.

Dalam hal ini, tidak serta merta untung lalu diberikan langsung, tetapi bagaimana membentuk sebuah paradigma dimana ketika batik tulis karya mereka dihargai dengan baik maka, mereka akan lebih memiliki motivasi untuk tetap membatik.

Untuk itu, sebagian keuntungan akan menjadi modal para pembatik tetap bertahan akan dinasti budaya batik di Indonesia pada umumnya dan Desa kecil ini pada khususnya dengan cara yang elegan dan menghasilkan keuntungan untuk semua pihak.

“keuntungan buat kalian apa?”

Sejak awal, misi kami itu ingin melakukan sesuatu untuk Desa Girilayu, sesuatu yang bisa membuat rekam jejak kami nantinya ada di dalam sejarah Desa ini. Apa yang lebih membanggakan ketika kita bisa menjadi bermanfaat untuk kehidupan orang lain di sekitar kita.

Kalau secara harafiah keuntungan itu berarti uang atau materi, ada sebuah pernyataan bahwa Rezeki dari Allah tidak akan pernah salah alamat, dan percaya deh, itu 100% benar. Dan kita mendapatkan jatah atas apa yang kita lakukan, sedikit atau banyak, itu bukan sebuah ukuran.

Ukuran keuntungan dan kebahagiaan kami adalah dari senyum tulus para pengrajin batik ini ketika mereka mendapatkan uang untuk uang saku besok anaknya ke sekolah, untuk membeli brambang dan bawang mereka memasak, dan bisa nyumbang ke tempat orang hajatan.

Dan perlu diketahui, ada banyak orang yang begitu memerlukan bantuan kita di luar dunia batik, bahkan hanya untuk sebesar Desa Girilayu yang bahkan kami belum mampu paling tidak sedikit membantu.

Misi Kemanusiaan di Desa Batik Girilayu

“abis makan gorengan min, licin amat bibir, lalu mengapa tidak bekerja sama dengan pemerintah?”

Bukan tidak, tetapi belum, karena maaf, kami belum mampu menemukan karakter pemikiran yang sama dengan apa yang kita pikirkan. Sebagian lebih mementingkan egoisme pribadi daripada hidup untuk berbagi.

Kami lebih memilih menunggu bagaimana tangan panjang dari kekuasaan Tuhan untuk menjadi jembatan kehidupan yang lebih baik, baik itu nantinya dari pemerintah, maupun dari orang lain.  Dan kami tetap percaya, Allah Maha Kaya, mudah bagi Dia untuk memberikan apa yang kita minta dan kita butuhkan.

“edan, mantab, jadi masih yakin batik bisa membuat kehidupan lebih baik?”

100% yakin.

Karena sebenarnya ada misi yang lebih besar daripada misi kemanusiaan ini, yaitu bagaimana menjadikan setiap apa yang kita lakukan di muka bumi, bermanfaat bagi orang lain. Mewujudkan misi kemanusiaan di Desa batik Girilayu. Sedikit, banyak itu bukan menjadi ukuran, tetapi bagaimana sebisa mungkin kehidupan kita bermanfaat untuk diri kita sendiri, untuk orang yang kita sayangi, untuk kehidupan di sekitar kita, dan untuk Indonesia.

Semoga bisa menjadi sebuah inspirasi, dan menjadi sebuah motivasi untuk ikut melakukan sesuatu untuk kehidupan yang lebih baik di sekitar kita.

Salam Hangat, Salam Rindu, dari Sudut Lereng Lawu

Indonesian Batik

-prajnaparamita-

Posted in Indonesian Article and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

One Comment

  1. Pingback: Mimpi dan Harapan Sederhana Para Maestro Batik Desa Girilayu, Karanganyar - Indonesian Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *