Melihat Koleksi dari Kolektor Batik Klasik Indonesia Asal Jepang, Koga Rumiko

Hey you, how are you? Salam hangat salam kangen dari kami Prajnaparamita Indonesian Batik, yang berusaha keras mempopulerkan batik tulis agar tetap lestari. Hari ini kita akan menuju ke Jepang, prefektur Okinawa, ada seorang kolektor batik yang juga jatuh cinta kepada barik, Rumiko Koga. Cuss, langsung saja kita melihat koleksi dari kolektor batik klasik Indonesia ini.

Jepang sebagai negara maju juga memliki kearifan lokal dengan selalu menjaga budaya dan adat mereka agar tidak hilang ditelan zaman. Dan nampaknya kebiasaan ini juga melekat di dalam diri salah seorang kolektor batik asal negeri sakura, Rumiko Koga.

Pertama kali beliau membeli batik yang kemudian menunjukkan bagaimana proses pembuatan batik tersebut. meskipun tidak mengerti tentang seni, namun beliau sangat tertarik dengan pembuatan batik tulis.

Ditambah lagi, para pengrajin batik bercerita bahwa mereka kesulitan menjual ataupun memasarkan batiknya dikarenakan mungkin harga jual yang terlalu mahal.

Melihat kondisi ini, Koga meyakinkan para pembatik untuk tetap membuat batik tulis dan berjanji bahwa beliau akan membeli semuanya. Sejak saat itulah, Ia sering melakukan perjalanan bolak-balik dari Tokyo ke Indonesia dan juga sebaliknya demi mendapatkan batik tulis dengan kualitas yang baik dan juga cantik asli Indonesia.

Karena banyak mengkoleksi batik Indonesia, akhirnya ia pun mempunyai keinginan untuk dapat memperkenalkan indahnya batik Indonesia kepada masyarakat luas. Dari situlah Ia pun rajin mengikuti berbagai pameran baik itu skala lokal nasional maupun internasional.

Dia mempunyai banyak koleksi batik. Koleksinya dari batik cap maupun batik tulis. Hingga akhirnya Koga pun berpikir bagaimana cara memperkenalkannya kepada masyarakat luas terutama masyarakat Jepang. Ia pun mencari tahu tentang berbagai desain kuno batik Indonesia, yang merasa jika batik kuno sangat atraktif.

Kecintaan yang sangat dalam tentang batik Indonesia telah membuat Koga ingin sekali mengembangkan kreasi batik Indonesia dipadukan dengan teknik dari Jepang, yakni teknik perwarnaan kain yang menjadi salah satu akar dari teknik pewarnaan kain di Jepang.

Perempuan Jepang ini bahkan memiliki koleksi batik yang tergolong langka. Rumiko Koga, memiliki Batik Indonesia dari asal Jambi yang berusia 250 tahun lalu. Barang antik tersebut disimpannya sangat baik di rumahnya di Tokyo saat ini.

 “Saya punya batik beraneka ragam, sampai yang tuanya 250 tahun lalu dari Jambi saya miliki,” paparnya.

Kombinasi antara batik dan kimono membuktikan bahwa, budaya bisa saling melengkapi dan saling mendukung untuk tetap lestari. Dan ini juga sebagai inspirasi bahwa ternyata banyak orang di luar sana yang jatuh cinta dengan kebudayaan Indonesia.

Semoga karakter untuk tetap melestarikan budaya juga menular kepada kita sebagai tempat budaya batik ini berasal.

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca

Salam Hangat, Indonesian Batik

-prajnapramita-

Posted in Indonesian Article and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *