Konsep Pariwisata Batik Tulis, Rekreasi Sekaligus Melestarikan Budaya Batik Indonesia

Hai warganet yang auto ganteng dan cantik ketika berkunjung ke Prajnaparamita Indonesian Batik. Indonesia adalah negara yang memiliki ribuan tempat pariwisata dengan berbagai konsep rekreasi. Dengan memiliki alam dan budaya yang benar-benar memanjakan orang yang akan berlibur ke Indonesia. Dan salah satunya adalah budaya batik tulis, bisakah kita rekreasi sekaligus melestarikan budaya batik tulis?

Konsep pariwisata budaya dalam hal ini batik tulis sepertinya sudah bukan hal baru bagi dunia pariwisata. Karena sudah pasti ada yang menggagas dan memiliki ide serta inovasi tentang bagaimana memajukan budaya batik Indonesia.

Namun konsep wisata budaya ini masih begitu rendah peminatnya dibandingkan dengan konsep wisata alam atau wisata buatan yang menjadi trend pariwisata pada milenium sekarang. Pariwisata budaya batik masih belum mampu menempati posisi yang menguntungkan.

Kurangnya ide dan inovasi pariwisata budaya batik menjadi salah satu alasan mengapa kurangnya minat wisatawan terhadap batik. meskipun begitu banyak yang berusaha mempromosikannya melalui berbagai acara besar seperti batik carnival atau fashion carnival.

Dari yang kami pelajari di Desa Batik Girilayu, minat untuk mengembangkan pariwisata cenderung sangat kecil. Sebagian besar lebih mementingkan bagaimana cepat mendapatkan keuntungan dari penjualan batik tulis yang faktanya tidak bisa langsung terjual dalam waktu yang singkat.

Selain itu takut untuk mengambil resiko untuk lebih mengembangkan pariwisata juga menjadi halangan berkembangnya wisata budaya batik di desa ini. Padahal ketika konsep pariwisata ini berjalan dengan baik, maka secara otomatis nantinya penjualan dan pemasaran kain batik dari pengrajin akan semakin mudah untuk dipasarkan kepada konsumen.

Karena dunia pariwisata mampu membuka peluang lebih besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat serta sekaligus secara tidak langsung memperluas pasar perkembangan batik tulis.

Karena apabila dilihat dari potensi yang dimiliki, dunia pariwisata batik ini sebuah konsep yang mampu mendatangkan wisatawan luar negeri untuk belajar tentang batik dan segala pernak perniknya. Yang pada umumnya memiliki kesulitan akses dan tidak tahu bahwa ada sebuah wista budaya yang sangat menarik ini, yaitu batik.

Dan tentu saja konsep tersebut juga memerlukan kerjasama antara masyarakat, pemerintah, dan para pemuda. karena di zaman modern seperti ini, peran pemuda menjadi lebih banyak dan harus mampu menjadi pelopor perkembangan desa ataupun daerah masing-masing.

Segala inspirasi dan inovasi menjadi sebuah langkah yang harus ditempuh, karena kita tidak bisa tinggal diam dan hanya menanti tumpangan untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera. Kita harus turun tangan dan membuktikan bahwa kita bisa.

Untuk Batik, Untuk Indonesia

Salam Hangat, Indonesian Batik

-prajnaparamita-

Posted in Indonesian Article and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *