5 Hal Yang Membuat Batik Tulis Itu Susah Dibuat, Kamu Tidak akan Kuat, Biar Aku Saja..

Huwaaaaaa, selamat sore menjelang malam para kekasih yang tidak dianggap, ehh. Judulnya seperti film itu ya, film sebelah itu. Iya, sengaja biar pada baper. Kembali lagi dengan kita Prajnaparamita Indonesian Batik. Dan tahukah kalian ada 5 hal yang membuat batik tulis itu susah dibuat?

Let’s go kita telusuri satu per dua. Eh.

Membuat Motif

Sebelum membatik kita pasti harus sudah memiliki motif yang nantinya akan dibatik. Disirulah rintangan pertama. Membuat motif bukan sembarangan ternyata, tergantung nantinya untuk apa batik tulis itu digunakan.

Nah, misalnya akan dibuat baju, maka juga harus memiliki pakem yang sudah bisa kita prediksi dimana gambar motif kita akan terlihat di pakaian tersebut.

Dan yang lebih penting, ternyata, motif yang baik itu yang memiliki tingkat simetrisme yang bagus, jadi nantinya tidak akan menyusahkan penjahit. Ditambah lagi, komposisi gambar yang digunakan juga harus dilihat ketika nanti diterapkan ke dalam pakaian, apakah itu terlalu besar atau terlalu kcil, juga menjadi bahan pemikiran tersendiri.

Menggambarkan Ke dalam Kain

Kesulitan yang kedua, motif yang sudah kita buat tadi harus digambarkan di kain mori yang akan kita batik. jadi harus istilahnya di blat, di mal atau apa itu namanya. Perhitungan tersendiri juga harus digunakan karena terkadang ukuran motif dengan kain memiliki perbedaan dimensi dan ukuran.

Ditambah lagi, perlunya menggambarkan garis agar tidak membuat motif yang kita buat nanti menjadi miring atau melencong kemana-mana yang pada akhirnya membuat motif menjadi tidak enak dilihat.

Mencanting Malam (Ngengreng)

Tahap pertama pencantingan adalah tahapan yang sulit, karena disinilah kesabaran seorang pembatik diuji, untuk motif yang sangat rumit, bisa membutuhkan 1-2 bulan hanya proses pertama pembatikan, belum nerusi.

Selain itu, malam yang terkadang menetes pada kain atau tempat yang tidak seharusnya di batik juga harus dibersihkan agar tidak merusak motif. Sedikit saja tetesan malam itu bisa membuat sebuah motif terlihat tidak elegan.

Proses ini menjadi salah satu yang paling sulit dan paling penting dalam pembuatan batik tulis. Karena tergantung motif, skill pembatik dan kualitas malam yang digunakan.

Mencelup Warna

Selesai mencanting semua motif, maka mewarnai batik menjadi salah satu kewajiban agar dapat memperlihatkan motif yang kita sudah desain dengan susah payah tersebut. Diantara kesulitan mencelup warna adalah harus berulang kali, minimal dua kali untuk mendapatkan warna yang maksimal.

Belum lagi apabila memiliki lebih dari dua warna seperti batik kontemporer zaman sekarang ini. Pencelupan warna bisa sampai 4-5 kali untuk mendapatkan warna yang beragam, belum lagi yang harus ditolet, semakin sulit semakin bagus batik yang akan dihasilkan.

Mbabar batik ini juga tidak sembarangan orang bisa, orang yang paling tidak ahli dalam menemukan komposisi warna sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahan dalam mewarnai batik. yang sudah ahli saja kadanga masih salah menentukan warna, mungkin terlalu merah atau terlalu kuning, semua bisa saja terjadi.

Merawat Batik

Ketika kita memiliki batik, yang susah adalah merawatnya, tidak mudah merawat batik agar awet dan warnanya tidak luntur. Ada yang dikanji untuk lebih memiliki sifat yang sedikit kaku. Ada juga yang memakai akar pepohonan agar tidak dimakan ngengat atau hewan lain yang bisa merusak kain batik.

Pencucian batik juga tidak sembarangan, salah-salah bisa membuat warnanya luntur atau menghilang. Tetapi dengan perawatan yang baik, karakter batik tersebut akan semakin terlihat bagus seiring berjalannya waktu. Dan semakin lama batik tersebut, warna yang dihasilkan akan lebih kalem dan sejuk untuk dilihat.

Tidak ada yang mudah untuk menghasilkan sebuah batik tulis, tetapi jerih payah semua itu akan terbayar ketika kita bisa menghasilkan mahakarya batik dari tangan kita sendiri, paling tidak membuat dan membatik motif kita sendiri.

Akan ada kepuasan tersendiri ketika kita bisa mewujudkan motif batik yang sangat sulit. Dan ketika sudah jath cinta kepada batik, akan sulit move on dari dunia perbatikan. Apalagi ketika menemukan motif baru yang unik dan menjadi tantangan bagi kita untuk membatiknya menjadi mahakarya batik Indonesia.

Sementara itu saja dulu, bukan untuk menakuti, cuma menantang kalian untuk bisa mengalahkan semua kesulitan itu dan mampu membuat batik tulis berkualitas.

Tetap Support dan Tetap Sayangi Kebudayaan Batik Indonesia.

Salam Hangat, Indonesian batik

-prajnaparamita-

Posted in Indonesian Article and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *