Explore Desa Batik Girilayu, Romantisme Yudi dan Yuli Untuk Perkembangan Batik

Hai, selamat pagi pecinta batik yang tidak pernah bosan mengunjungi situs kami. Masih bersama kami Prajnaparamita Indonesian Batik. kali ini yang mau kami bahas masih tentang Explore Desa Batik Girilayu, yang membahas suami istri yang sangat memiliki dedikasi tinggi dalam dunia batik. Mas Yudi dan Mbak Yuli.

Apa saja yang mereka kerjakan dengan batik? Let’s find out.

Desa Batik Girilayu memiliki banyak hal yang berhubungan dengan batik, mulai dari pembatik sampai hasil karya yang bervariasi. Salah satunya pasangan suami istri nan romantis yang juga bergelut di dunia batik. lain dengan beberapa pembatik yang memilih menjadi buruh membatik, kedua orang ini memilih untuk menjalankan sendiri usaha batik mulai dari awal sampai selesai.

Yudi memiliki tugas untuk mewarnai batik yang telah dibatik oleh Yuli, sedangkan Yuli membatik sendiri dari motif yang telah dibuat oleh Yudi. seperti sinetron kelihatannya nih ya. Duh, sampai disini paham?

Selain itu Mas Yudi juga menerima dari luar batik yang akan diwarnai sesuai pesanan para pembatik. Untuk pewarnaan, harga tergantung dari motif dan banyaknya warna. Untuk harganya kalian bisa menemui beliau sendiri agar tidak ada dusta diantara kita.

Sedangkan Mbak Yuli, mulai dari membatik tulis sendiri, dari kain batik sampai kain untuk iket. Harga yang ditawarkan juga bervariasi tergantung kesulitan dan pewarnaan batik tulis tersebut. Batik tulis dikerjakan beliau sendiri di rumahnya, dekat juga dengan galeri kami di Desa Girilayu.

Bahkan produk mereka juga sudah terpajang di galeri kami, baik web maupun facebook. Atau kalian bisa mengunjungi tempat Mas Yudi dan Mbak Yuli ini secara langsung. Batik produk mereka juga sangat berkualitas dengan pewarnaan yang juga awet.

Kalau kalian ingin mendesain batik kalian sendiri, mereka juga menerima pesanan batik sesuai yang kalian inginkan. Dalam jumlah banyak atau sedikit, mereka bisa memenuhi pesanan tersebut.

Apa yang romantis dari mereka?

Beberapa hari yang lalu, rumah mas Yudi terkena musibah longsor, belum selesai dari itu, Mas Yudi jatuh sakit untuk beberapa hari. Namun produksi batik masih terus berjalan meskipun ditimpa berbagai cobaan. Jadi mereka tetap bertahan membatik juga untuk mewujudkan gerbang besar Desa batik Girilayu.

Batik juga menjadi salah satu yang menjadi motivasi mereka untuk tetap berkarya, untuk tetap berusaha melestarikan batik Indonesia.

Mereka berdua hanya salah satu yang sedang berjuang untuk mewujudkan batik yang memiliki kualitas dan seni yang mampu menembus pasar ekspor. Dan juga mereka mencoba membuka mata, bahwa sebagai Desa Batik Girilayu maka pekerjaan membatik tidak hanya sebagai buruh, tetapi sebagai creator dan inovator sebuah Desa Batik.

Batik yang mereka kelola mulai dari klasik sampai kontemporer, cukup lengkap dan cukup variatif. Jadi kalian nanti jika berkunjung ke galeri dan ingin diantarkan ke rumah mereka berdua, dengan senang hati kami antarkan.

Sementar itu saja dulu, karena kami masih harus mencari sumber artikel yang lain untuk ditulis dan dikembangkan. Kami juga tidak mendapatkan keuntungan apapun selain kebanggaan bisa membantu para pengrajin batik dan para pembatik untuk tetap berkarya dan tetap melestarikan budaya batik Indonesia.

Terima Kasih Sudah Membaca dan Berkunjung.

Salam Hangat, Indonesian Batik

-prajnaparamita-

Posted in Indonesian Article and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

One Comment

  1. Pingback: Desainer Batik : Yudi & Yuli Untuk Perkembangan Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *