Tasyakuran Menjelang Ramadhan Para Bakul di Pasar Jadoel Sapta Tirta, Karanganyar

Hei..hei..para makhluk dunia fatamorgana. Sepertinya lama sekali ngga ketemu sama admin ya? Ah, admin lagi sibuk nikah, eh, maksudnya event nikahan. Jadi sementara diduakan lah ya. Hari ini kita belum mau membahas batik, karena pusing belum ada materi, jadi kita promo dulu ke Pasar Jadoel Sapta Tirta Pablengan Matesih, yang kemarin 2 Mei malam, menggelar acara tasyakuran menjelang ramadhan.


Dados, monggo kopi dipun siapaken, pinarak lenggah…hehe

Bagi yang belum tahu, Pasar Jadoel ini bertempat di wilayah Kabupaten Karanganyar yang terkenal dengan kota wisatanya, dan sebagai informasi, lokasi Pasar Jadoel ini berada juga di salah satu obyek wisata bersejarah yaitu Sapta Tirta. Nah, bagi kalian yang belum tahu tentang Sapta Tirta, tunggu artikel selanjutnya..hahaha.

Okay, lanjut, disini para bakul atau penjual, pada hari Sabtu dan Minggu menjual berbagai makanan klasik tempo dulu yang mungkin hampir punah. Para bakul yang berjualan di lokasi Pasar Jadoel tersebut dalam rangka silaturahmi, sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus dalam rangka mendekati bulan Ramadhan, menggelar malam tasyakuran kecil-kecilan di Sapta Tirta, Pablengan, Matesih.

Memang, tidak ada yang spesial sebenarnya, yang mau kita sampaikan dibalik acara tersebut adalah rasa kekeluargaan dan rasa guyub rukun bersama untuk membangun pariwisata di Karanganyar dengan,

Hamemayu Hayuning Bawana

Begitulah pepatah, memperindah alam sekitar Karanganyar yang notabene sudah indah. Memang masih banyak yang kurang di Pasar Jadoel Sapta Tirta ini, namun bukan berarti para pedagang tersebut diam saja, mereka juga berusaha melestarikan baik kearifan alam maupun kearifan lokal agar lebih memiliki kesadaran wisata sekaligus menjaga alam sekitar obyek wisata Sapta Tirta Pablengan.

Untuk itu, para bakul tersebut menggelar tasyakuran yang bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur, dan ucapan terima kasih kepada para pengunjung, para peminat kuliner klasik yang sudah berkunjung dan mendukung berkembangnya pariwisata terutama di Kabupaten Karanganyar.

Selain itu tasyakuran tersebut merupakan sebuah niat tulus untuk ikut serta membangun negeri kita Indonesia, dengan melestarikan berbagai makanan dan jajanan kuno yang saat ini mungkin kurang memiliki banyak peminat.
Dan terlebih karena ke depannya, akan semakin banyak tantangan dan rencana-rencana besar untuk lebih memajukan perekonomian dan pariwisata. Dan harapannya, akan semakin mewujudkan Karanganyar yang tenteram adil dan makmur menuju Indonesia yang lebih indah.

Untuk itu, bagi kalian yang mungkin belum berkunjung kle Pasar Jadoel Sapta Tirta, Pablengan, Matesih Karanganyar. Silahkan datang, tidak membeli tidak menjadi apa, karena, semakin banyak kita menambah rasa persaudaraan, semakin erat pula tangan kita bergandengan, gotong royong membangun Bumi Intanpari, Karanganyar.

 

Terima Kasih Sudah Berkunjung dan Membaca.
Salam Hangat, Legiun Karanganyar
-prajnaparamita-

Posted in Indonesian Article and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *