Batik Cabutan, Batik yang Ditulis Ulang

Hai para penghuni google chrome, mozilla firefox dan safari, yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk mampir ke galeri online kami disini. Untuk membahas tentang batik dan ragam hiasnya sebagai sarana dan inspirasi melestarikan budaya nasional Indonesia. Today, kita akan membahas batik cabutan, apasih itu?

Sebenarnya kami sendiri masih kekurangan informasi mengenai batik ini, dibandingkan dengan batik printing, cap dan tulis, nama batik cabutan tidak terlalu populer. Dan kami juga belum mempelajari tentang baik ini sehingga apabila mungkin ada kesalahan, kami mohon dibenarkan dan diluruskan.

Batik cabutan sendiri pada dasarnya adalah baik printing, namun, batik printing ini diproses lebih jauh dengan metode batik tulis. Tidak semuanya dicanting ulang, hanya beberapa bagian agar tidak terlihat kalau batik ini bukan merupakan hasil dari printing.

Sedangkan menurut inforrmasi lain menyatakan batik ini merupakan batik yang diproses ulang dan istilahnya dibatik kembali untuk menghasilkan baik motif dan warna yang lebih jelas. Sehingga batik ini terlihat seperti batik tulis.

Jenis batik ini mungkin masih sedikit yang mengetahui karena tidak sepopuler ketiga jenis batik lainnya. Disamping itu, masih sedikit sekali para peminat yang tertarik dengan batik cabutan ini.

Batik ini bisa menjadi pilihan apabila dibandingkan dengan baik tulis yang memiliki harga yang cenderung mahal. Disamping itu, ketika kita memiliki batik yang sudah tua dan warnanya sudah usang, bisa kembali mendapatkan warnanya.

Sedangkan kelemahan baik ini ada pada motifnya, karena tidak seluruh motif dibatik ulang, cenderung hanya pada unsur-unsur utama yang menarik perhatian. Disamping itu, apabila motif geometris yang dibatik ulang, masih terasa kesempurnaan motif yang di pinting, sedangkan pada batik tulis, ketidak sempurnaan motif yang menjadi menarik.

Bagi sebagian orang yang sudah puluhan tahun bergelut di dunia batik, untuk membedakannya cukup mudah. Hampir sama seperti membedakan antara batik tulis dan batik printing. Yang bisa dilihat dari motif dan detail batiknya.

Dalam kategori harga, batik ini sedikit lebih mahal dibandingkan dengan batik printing, dan hampir setara dengan batik cap yang dijual di pasaran. Dan cocok untuk dijadikan baju untuk acara resmi maupun pakaian sehari-hari. Sebagian mungkin lebih memiliih batik cap yang sedikit lebih memiliki karakter dan motif yang cenderung baru.

Sementara mungkin itu, dan kami yakin banyak salah dan kekurangan dalam artikel ini karena kurangnya informasi yang bisa kami dapatkan. Semoga berkenan dan terima kasih sudah berkunjung.

Salam Hangat, Indonesian Batik

-prajnaparamita-

Posted in Indonesian Article and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *