Batik Betawi dan Simbol Kejayaan Peradaban Budaya Batik Pesisiran di Kota Batavia

Batik tidak hanya berkembang di kota pedalaman, bahkan batik kemungkinan lebih dulu datang dari kota-kota pesisir pantai yang dekat dengan pelabuhan, karena dalam teori kebudayaan, dahulu kota-kota pelabuhan dianggap lebih ramai dan memiliki kebudayaan. Dan Batik Betawi sebagai simbol kejayaan Kota Batavia dahulu, masihkah ada hingga saat ini?

Kota pelabuhan tersebut memberikan peluang berkembangnya batik tulis dengan berbagai corak dan motif baru. Diantaranya motif yang lahir dari pengaruh Eropa, motif yang lahir dari pengaruh Tiongkok, yang pengaruh-pengaruh budaya kepada batik itu dikenal sebagai Batik Pesisiran.

Batavia, julukan yang begitu menggema di seluruh dunia terkait sebagai kota perdagangan. Sebagai wadah berbaurnya berbagai kebudayaan dari berbagai negara yang memiliki suku dan bangsa yang  berbeda. Dan perlu kalian tahu, Betawi juga memiliki batik khas mereka sendiri.

Meskipun bukan kota pusat pembuatan batik, namun masyarakat betawi mampu memadukan batik-batik kota pesisir lainnya untuk dikombinasikan, dan disesuaikan dengan pasar perdagangan saat itu. Yang akhirnya jenis batik betawi muncul dan berkembang sendiri sebagai salah satu produk batik klasik.

Hubungan perdagangan tersebut yang membawa karakter batik Betawi muncul dan mulai berkembang sejak sebelum masa kolonial Belanda.

Beberapa contoh batik betawi populer adalah motif lokcan dan buketan dengan tumpal khas yang disebut Pucuk Rebung dan warna-warna kuat khas pesisian seperti hijau daun pisang muda, merah setrop, terakota, dan jingga menyala.

Batik-batik betawi biasanya digunakan untuk selendang yang dipakai dipadukan dengan kebaya khas betawi dan adat-adat betawi lainnya.

Dan seharusnya betawi mampu lebih mengembangkan kebudayaan batik karena sejarahnya yang begitu kuat tentang kota pelabuhan dan peradaban yang lebih maju bahkan sejak kerajaan di pedalaman muncul.

Meskipun mungkin untuk sekarang hanya tinggal sedikit yang kita ketahui tentang batik betawi, semoga ke depannya akan ada penerus batik pesisir betawi lengkap dengan kekuatan sejarahnya sebagai pusat perdagangan di masa lalu, kemudian membangkitkan kembali karakter pesisiran batik betawi.

Mengingat dahulu, Batavia dan Sunda Kelapa yang terus menerus disebut di dalam buku sejarah tentang kebesaran kota pelabuhan yang begitu terkenal. Dan saat ini, sebagai ibu kota negara Republik Indonesia, seharusnya mampu sedikit banyak kembali menggaungkan batik betawi sebagai salah satu bagian dari bumi batik di Indonesia.

Sebagai salah satu kota yang menjadi tempat berkembangnya batik pesisiran dengan karakter-karakter yang khas dan memiliki warna yang begitu menarik, semoga batik betawi tetap akan bertahan dan lestari  sampai di masa yang akan datang.

Terima Kasih

Salam Rahayu, Salam Hangat, Indonesian Batik

-prajnaparamita-

Posted in Indonesian Article and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *