Hidup Lebih Berwarna dengan Batik Kontemporer Motif Lereng Kembang

Ciyeee yang sudah kangen sama admin, sini-sini tos dulu sini mendekat, nanti admin kasih cilok. Hehehe, gimana kabar kalian disana? duh kangen ditinggal 5 hari kan. Hari ini masih dengan batik, kita mau membuat hidup kalian lebih berwarna dengan batik kontemporer motif lereng kembang.

Sebelumnya maaf yaa, kemarin karena ada Jambore Pemuda di Karanganyar, website jadi sedikit terbengkalai artikelnya. Kalian juga disuruh kesana ga dateng, malah liat Didi Kempot kan, hayoloh. But, tidak apa-apa, terima kasih karena masih setia mengunjungi kami disini. Love u.

Batik tulis tidak hanya memiliki warna klasik sogan, hitam, dan bledak, tetapi, ada juga yang memiliki kombinasi warna-warna menarik untuk kalian lihat dan kalian nikmati. Dan otomatis, membuat fashion style kalian dengan batik jauh lebih berwarna.

Tidak percaya?

Nih, salah satu koleksi kami nih, Prajnaparamita Indonesian Batik, perkenalkan, Batik Lereng Kembang.

Batik ini jelas bukan batik klasik, dan memiliki pakem maupun karakter klasik, batik ini perkembangan terbaru dari motif-motif kontemporer, dan memang sudah semakin banyak motif-motif kontemporer yang menggunakan dominasi warna lebih dari satu.

Memiliki motif lereng dengan kombinasi motif kontemporer juga membuat batik ini memiliki pesona tersendiri. seperti yang kalian lihat di gambar, lereng-lereng berisi motif bunga dan beberapa motif abstrak menghiasi batik tersebut.

Apabila kita lihat, hampir mirip dengan motif lereng khas Udan Liris, namun dengan motif yang lebih sedikit. Karena dalam motif udan liris, ada sekita 20-24 motif berbeda di setiap lerengnya. Sedangkan batik ini hanya memiliki 5-7 motif saja.

Meskipun termasuk dalam batik kontemporer, namun pewarnaan alam masih menjadi ciri khas batik ini. oleh karena itu, warna yang dihasilkan adalah warna yang kalem dan tidak terlalu cerah, sehingga mata akan otomatis sejuk ketika melihatnya.

 Motif batik lereng kembang ini tidak memiliki filosofi tertentu, namun dapat kita simpulkan dari motifnya bahwa ini merupakan kreatifitas dari pengrajin batik untuk menghasilkan sebuah karya yang menarik untuk digunakan sebagai bahan fashion.

Dari warnanya juga tidak memiliki makna tersendiri, sama seperti motifnya, karena kebanyakan batik kontemporer tidak memberikan filosofi yang seharusnya diberikan kepada setiap batik. Warna merah, biru dan ungu dominan dan berkolaborasi menghasilkan perpaduan warna yang menarik perhatian.

Batik tini cocok untuk dipakai para generasi muda yang ingin memiliki batik yang berkualitas namun juga terlihat elegan dan mewah untuk dipakai secara langsung atau diproses menjadi pakaian yang menunjang fashion kalian sebagai anak muda.

Jadi, tidak perlu takut dibilang old school memakai batik, karena ada juga batik-batik kontemporer yang menarik untuk kalian kembangkan dan bisa menjadi trend fashion terbaru untuk kalian ajak hangout kemana-saja.

Pesona batik Indonesia adalah sebuah anugerah tersendiri karena begitu banyak, dan begitu memiliki cerita romantis di dalam setiap motif batiknya.

Dan mulai dari sekarang, sudah waktunya kita tunjukkan kepada dunia kalau kita bisa melakukan sesuatu untuk Indonesia, meskipun hanya dengan hal yang begitu sederhana, memakai batik.

Sudah siap memakai batik?

Salam Hangat Indonesian Batik

-prajnaparamita-

Posted in Indonesian Article and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *