Batik Tulis Hitam Putih, Dominasi Dua Warna yang Sempurna

Batik tulis selalu memiliki citarasa dalam setiap sentuhan seni indahnya, tidak terkecuali dengan pemilihan warnanya. Warna batik pedalaman dengan kombinasi warna yang cenderung ke cokelat dan warna gelap, atau batik pesisir yang lebih memiliki variasi warna yang sangat banyak. Bagaimanakah dengan batik tulis hitam putih, dengan dominasi warna yang sempurna.

Warna hitam dan putih dalam batik sangat memiliki kedalaman filosofi. Dengan pewarnaan yang mudah, dan tidak membutuhkan waktu lama untuk proses pencelupannya. Namun kualitas batik tulis ini tetap memiliki peminat yang banyak.

Masih ingat dengan Kain Poleng Bang Bintulu yang dimiliki oleh Raden Werkudara? Nah warna yang dimiliki ini banyak memiliki arti yang sangat dekat dengan kebersihan jiwa dan kesucian hati.

Meskipun warna yang terlihat monoton, namun, banyak yang mengungkapkan, bahwa karena ada aura tersendiri ketika memilih batik dengan warna hitam putih, seperti kembali ke dasar hidup manusia yang harus lebih dekat kepada Yang Maha Kuasa.

Berbeda dengan batik pedalaman pada umumnya yang penuh dengan sogan dan dominasi warna cokelat, batik hitam putih hanya memiliki warna putih cerah, dan hitam yang apabila dilihat dwtail akan terlihat lebih ke biru gelap atau biru donker.

Warna hitam tidak akan terlalu nampak karena proses pewarnaan batik tulis memang sangat sulit dan rumit, terkadang batik yang dihasilkan melalui proses pencelupan warna yang sama tetapi hasilnya berbeda.

Pewarnaan batik ini mirip dengan kain batik yang dipakai di bali, sebagai sarana ibadah atau untuk dipakai sehari-hari. Namun batik tulis ini juga sudah memiliki variasi ditambah dengan kombinasi motif pedalaman yang juga semakin membuat batik hitam putih ini terlihat gagah dan elegan ketika dipakai.

Ketika kita berkunjung ke Candi Ceto atau Candi sukuh sekarang ini, maka kita juga akan disarankan memakai kain putih kotak-kotak yang telah disediakan, kain batik tersebut juga merupakan sebuah simbol kesucian ketika memasuki tempat yang disakralkan ini.

Menarik memang karena sejak zaman dahulu warna  putih juga merupakan lambang kesucian, sebagaimana bendera kita merah putih yang juga menunjukkan keberanian dan kesucian.

Dengan adanya batik tulis yang memiliki moif hitam putuh, maka khasanah batik Indonesia menjadi lebih beragam. Tinggal kalian pilih saja sesuai selera kalian.

Tetap cinta dan lestarikan budaya batik Indonesia, dan tetap dukung batik Indonesia agar lebih berjaya di masa depan.

Terima Kasih sudah mampir dan membaca, semoga bisa menambah khasanah batik tulis kalian.

Sekian Dulu, Salam Hangat, Indonesian Batik

-prajnaparamita-

Posted in Indonesian Article and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *