Desa Batik Girilayu, Tempat Batik Mahal di Bumi Karanganyar

Karanganyar, kota di bagian timur kota Solo, kota yang sedang menggeliat karena perkembangan budaya dan berbagai kearifan lokal di dalamnya. Sektor pariwisata yang menjadi primadona, dan berbagai seni dan kerajinan tangan mulai bersemi di kota ini, Karanganyar.

Sekali lagi, Batik Girilayu yang akan kita bahas. Karena Desa Batik Girilayu sebagai pusat kami untuk tetap melestarikan batik Indonesia. Dan lebih karena disinilah tempat para pembatik yang masih banyak berjuang untuk tetap membuat karya seni batik.

Beberapa hari yang lalu kami melihat bahwa ternyata harga yang ditawarkan di Desa Batik Girilayu cenderung mahal. Dan tingkat penjualan batik yang masih rendah dengan tanpa upaya pemasaran yang mendukung para pembatik.

Lalu mengapa Batik Girilayu disebut mahal? Dibandingkan motif terkenal seperti motif Sekar Jagad atau Babon Angrem, motif batik di Desa Girilayu masih belum terkenal. Namun dari sinilah kami berusaha keras untuk membuat Batik dari Desa Girilayu menjadi trendsetter baru dunia batik.

Sebenarnya menurut kami kebanyakan batik di Girilayu tidak mahal, hanya beberapa dari koleksi kami yang mahal, sementara batik yang merupakan generasi baru cenderung bisa dijangkau masyarakat. Batik tersebut mahal karena merupakan batik tulis yang pengerjaannya membutuhkan waktu yang lama. Kemudian proses pewarnaan yang harus dibawa ke Solo karena di Desa Girilayu masih hanya beberapa saja yang mampu memproses pewarnaan.

Namun wajar saja menurut kami karena batik masih dalam bentuk kain yang belum jadi pakaian, maka waja apabila disebut mahal. Ditambah lagi paradigma beberapa orang yang mengatakan bahwa batik itu mahal. Benar sekali batik tulis itu mahal.

Kami tidak akan merubah image bahwa batik tulis itu mahal, karena memang benar adanya begitu. Dan apabila kalian ingin tahu tidak mudah membuat batik tulis. Belum lagi pembuatan motif yang menurut kami membutuhkan keahlian yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Karena kami ingin tetap melestarikan batik Indonesia dan segala kearifan lokal di dalamnya. Untuk itu semoga dapat dimengerti mengapa harga sebuah batik tulis itu mahal. Karena budaya bangsa tidak dapat dibeli dengan harga berapapun.

Jadi biarlah batik tulis itu mahal, starbucks saja boleh mahal, kenapa batik tidak boleh mahal?

Terima Kasih Sudah Membaca dan Berkunjung

Salam Hangat, Indonesian Batik

-prajnaparamita-

Posted in Indonesian Article.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *